
Hampir 1.5 tahun sudah kasus menyemburnya lumpur LAPINDO. Hingga saat ini belom ada tanda-tanda kapan akan berhenti. Ada yang memperkirakan mungkin bisa lebih dari 10 tahun. Betul-betul SIDOARJO, sudah menjadi kota "KUALA LUMPUR" yang sebenar-benarnya. Mungkin awalnya karena keteledoran pengemboran. Meningkat menjadi bencana lingkungan, dan terakhir betul-betul menjadi bencana kemanusiaan. Jeritan demi jeritan untuk mengadukan nasib seakan-akan diangap angin lalu.
Situasi terakhir November 2007:
Thursday, December 20, 2007
Catatan 2007 no 4 - Lumpur Lapindo
Posted by
Test
at
7:07 PM
Labels: Aburizal Bakrie, Bencana Lingkungan, LAPINDO, Sidoarjo
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment