Friday, December 21, 2007

Catatan 2007 no 5 - Visi iptek dan dunia pendidikan kita

Dua ciri khas kelemahan mendasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi(iptek) yang saya catat: pertama, ketidakmampuan dan keengganan melihat “gambar besar” dari perkembangan global yang mempengaruhi. Kedua, kejujuran untuk melihat dan memetakan potensi sumberdaya manusia yang kita punya, yang nantinya akan menentukan apakah kita akan mengambil peran dalam berbagai inovasi iptek dan industri atau hanya sekadar bagian dari pelimpahan berbagai produk, dan menjadi bangsa konsumen daripada produsen.

OECD (Organization foe Economic Cooperation and Development), yang didirikan oleh sekitar 30 negara maju, melaksanakan Program for International Student Assessment (PISA) yang dimulai sejak tahun 2000 dan diulang setiap 3 tahun:2003, 2006, 2009, dst. Kajian ini dilakukan melalui survey intensif di lebih dari 50 negara. Satu kajian yang menarik dan unik, melihat dunia pendidikan dari dimensi pengetahuan dan keahlian (knowledge and skill) siswa umur 15 tahunan.

Hasil survey 2006, baru saja diluncurkan tanggal 4 Desember 2007. Ini Kira-kira potret kemampuan membaca dan matematika siswa Indonesia usia 15 tahunan ditengah-tengah negara lainnya.

Gambar 1: Kemampuan Membaca Siswa Indonesia umur 15 tahunan diantara negara lainnya

Gambar 2: Kemampuan Matematika Siswa Indonesia umur 15 tahunan diantara negara lainnya

Laporan lengkapnya bisa diakses disini. Melihat gambaran Indonesia yang rendah dibandingkan dengan negara lainnya, kita sudah bisa membayangkan apa jadinya Indonesia dalam pengembangan iptek dan industri 10 sampai 20 tahun kedepan, kalau tidak ada perubahan mendasar dalam membenahin dunia pendidikan kita.

No comments: